Diksarmil dan Manajerial SPPI Di Tutup Oleh Danpuslatpur Di Baturaja
Lintas77. Blogspot.com, OKU TIMUR - Upacara Penutupan Diksarmil dan Pelatihan Manajerial serta Penetapan Komcad SPPI Batch 3 Tahun 2025 di Puslatpur Kodiklatad di ikuti Sebanyak 949 Orang Siswa.Danpuslatpur Kodiklatad, Brigjen TNI Dany Rakca, S.A.P., M.Han secara resmi menutup Pendidikan Dasar Militer dan Pelatihan Manajerial serta Penetapan Komponen Cadangan SPPI Batch 3 TA. 2025. Di Lapangan Upacara Puslatpur Kodiklatad. Martapura, (Sabtu 12/7/2025).
Turut Hadir Dalam Kegiatan Tersebut, Laksamana Pertama TNI Elka Setiawan (Dankolat II), Ir. H. Lanosin, M.T. (Bupati Oku Timur), Dandim Oku Dandim Way Kanan, Kapolres Oku Timur dan Ketua APJI Kab. Oku Timur.
Penutupan pendidikan ditandai dengan penanggalan pin tanda peserta latihan, dan penerimaan sertifikat penghargaan oleh Danpuslatpur Kodiklatad kepada perwakilan pelatih dan peserta.
Sebelum membacakan Amanat Menhan RI, Danpuslatpur Kodiklatad, Brigjen TNI Dany Rakca, S.A.P., M.Han menyampaikan penyataan resmi penutupan Pendidikan Dasar Militer dan Pelatihan Manajerial serta Penetapan Komponen Cadangan SPPI Batch 3.
Danpuslatpur Kodiklatad membacakan amanat Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia (RI) menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh peserta SPPI Batch 3 yang telah menunjukkan semangat, kedisiplinan, dan daya juang selama mengikuti pendidikan dan pelatihan.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran pelatih, instruktur, tenaga pendidik, serta satuan lembaga pendidikan yang telah bekerja keras menyukseskan program ini,” ucap Brigjen TNI Dany Rakca, S.A.P., M.Han.
Program SPPI bukanlah program biasa. lni adalah kebijakan langsung dari Bapak Presiden RI sebagai langkah besar dalam reformasi kelembagaan pertahanan. Dengan demikian, secara mendalam program SPPI menjadi komitmen Kemhan, Unhan RI dan lembaga terkait dalam meningkatkan SDM di bidang pertahanan, pemenuhan gizi, pembangunan nasional guna menyiapkan SDM unggul menyongsong Indonesia emas.
Siswa SPPI mendapatkan kesempatan yang langka dapat dididik di Pusat latihan tempur Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD), sehingga akan menjadikan lebih militan nasionalis dan bela negaranya dalam rangka sukseskan Program Presiden RI, khususnya mendukung Makan Gizi Gratis bagi anak anak Indonesia menuju lebih cerdas juga sehat.
Dalam Diksarmil ini, Siswa SPPI selain mendapat pengetahuan manajerial tata kelola pengelolaan dapur sehat, juga mendapat pembekalan kemampuan dasar militer antara lain teknik dasar tempur, cara menembak, bela diri taktis (Fighting Combat) sebagai bagian kemampuan menjadi komponen cadangan sistem pertahanan negara.
" Komponen cadangan SPPI adalah wajah masa depan pertahanan Indonesia, karena saudara sekalian tidak hanya cakap secara fisik, tetapi juga memiliki kemampuan akademik, teknologi, dan kepemimpinan manajerial yang dibutuhkan di era peperangan modern saat ini" ungkap Dany Rakca, S.A.P., M.Han.
Rangkaian kegiatan penutupan, turut dimeriahkan oleh Defile pasukan, serta Drama Kolosal di mana siswa SPPI memerankan perjuangan Gerilya Almarhum Panglima besar Jenderal Soedirman saat menghadapi Agresi II Belanda. Rangkaian giat tersebut, buat masyarakat Terharu dan Bangga akan peran yang di tampilkan siswa. Selanjutnya, Demo Perkelahian Sangkur juga Beladiri Taktis, serta Melepas liarkan burung & ayam hutan endemik bersama PMBR (penangkar murai bekasi raya).
Turut Hadir Dalam Kegiatan Tersebut, Laksamana Pertama TNI Elka Setiawan (Dankolat II), Ir. H. Lanosin, M.T. (Bupati Oku Timur), Dandim Oku Dandim Way Kanan, Kapolres Oku Timur dan Ketua APJI Kab. Oku Timur. ( Gurgur Saut)





