Polda Riau Bentuk Tim Khusus Anti Kejahatan Jalanan, di Latih Intensif Dansat Brimob
Lintas77.blogsot.com, Pekanbaru -- Polisi Daerah (Polda) Riau bentuk tim khusus gabungan untuk memberantas kejahatan jalanan dan premanisme yang belakangan ini meresahkan masyarakat.Tim ini merupakan gabungan kekuatan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), Direktorat Samapta (Sabhara) dan Satuan Brimob Polda Riau, dihari Selasa,tanggal (13/5/2025).
Sebelum tim khusus tersebut diluncurkan ke lapangan, seluruh anggota tim terlebih dahulu diberikan pelatihan intensif lalu difasilitasi, serta dipimpin langsung oleh Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Riau, Kombes Pol Ketut Gede Adi Wibawa.
Tim yang dibentuk ini merupakan salah satu langkah strategi Polda Riau merespon cepat terhadap tindak kriminalitas diruang publik. Kriminalitas yang dimaksud yaitu aksi premanisme, pemerasan, pencurian dengan kekerasan, balap liar, hingga penggunaan senjata tajam di jalanan.
Pelatihan yang diberikan yaitu mencakup taktik penindakan di lapangan, penguasaan teknik bela diri dan senjata, pembekalan prosedur hukum, hingga penguatan mental dan kedisiplinan personel.
Direskrimum Polda Riau, Kombes Pol Asep Darmawan menjelaskan, pembentukan tim ini merupakan respons atas meningkatnya keresahan masyarakat terhadap aksi kejahatan jalanan, yang dinilai semakin berani dan merusak rasa aman di tengah masyarakat.
“Tim khusus ini tidak hanya berfungsi sebagai satuan reaksi cepat, tetapi juga sebagai kekuatan deteren di lapangan. Mereka akan ditempatkan di titik-titik rawan, bergerak secara fleksibel, dan siap bertindak sesuai situasi. Fokus utama kita adalah menciptakan ruang publik yang aman dan bebas dari ancaman premanisme,” kata Kombes Asep.
Lebih lanjut, Kombes Asep menegaskan, pendekatan yang dilakukan bukan semata-mata represif, melainkan juga preventif. Personel akan dibekali dengan kemampuan komunikasi dan pendekatan persuasif kepada masyarakat, terutama untuk menertibkan kawasan yang rawan tindakan kriminal.
Kemudian, Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol Ketut Gede Adi Wibawa mengungkapkan, pelatihan diberikan kepada tim khusus ini dirancang secara komprehensif untuk membentuk personel yang tangguh, disiplin, juga mampu mengambil keputusan cepat dalam situasi kritis.
“Kami tidak hanya melatih kemampuan teknis dan taktis, tetapi juga membangun karakter mereka sebagai penegak hukum yang profesional dan berintegritas. Mereka dituntut untuk mampu bertindak cepat, tepat, dan proporsional, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip hak asasi manusia,” ungkap Kombes Ketut.
Tim khusus yang telah terlatih tersebut, akan diterjunkan dalam waktu dekat di wilayah yang telah dipetakan sebagai rawan kejahatan.
Selanjutnya, tim khusus akan bersinergi dengan fungsi-fungsi kepolisian lainnya dan menjadi kekuatan utama dalam operasi penanggulangan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polda Riau.(Gurgur Saut)





